Buntut dari pengeluhan pengawas pemilu lapangan (ppl) kecamatan Likupang Timur yang merasa kecewa dengan potongan dana yang dilakukan panwas Kabupaten Minut terhadap mereka, akhirnya pihak panwas Minut angkat bicara.
Pasalnya, menurut pengakuan PPL Likupang I, dan Likupang II dimana, dana yang diterima mereka dipotong sebesar 50 persen.
Dana 2,4 juta rupiah yang seharusnya di terima oleh masing-masing ppl di potong menjadi 1,4 juta rupiah, Namun hal ini,dibantah pihak panwas yang diwakili ketua panwas Minut Dortje Poniskori dan Gany Siamarga.
Menurut Poniskori dan siamarga,potongan yang mereka lakukan bagi PPL merupakan kesepakatan bersama dengan PPL yang hadir dalam rapat kordinasi dan evaluasi terakhir yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Manado waktu lalu.
Dan dana tersebut bukan dana operasional Panwas Minut,namun merupakan bonus dari Bawaslu bagi Panwas Kabupaten Kota.
Dan pemotongan tersebut juga dilakukan karena dana yang ada di Panwas saat ini sudah minim.dan telah di bicarakan dengan PPL se Minahasa Utara,yang hadir pada pertemuan waktu lalu.
Dan kurang lebih 109 PPL yang hadir,setuju dengan potongan dana bonus tersebut.
Lebih jauh Poniskori menambahkan,dana yang potong tersebut, bukan honor pilcaleg dan pilpres seperti yang dikeluhkan oleh PPL Likupang I dan II,serta mantan ketua panwas likupang timur,yang tidak hadir pada pertemuan waktu lalu.
Jemmy Anis
| < Prev | Next > |
|---|


