Friday, Jul 30th

Last update:02:18:23 AM GMT

Demo Mahasiswa Ukit

Cetak
Puluhan Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Rabu siang, melakukan aksi damai di kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Mereka menuntut agar Pemerintah propinsi segera menindak lanjuti kepmendiknas RI tentang alih kelolah dari YPTK GMIM ke yayasan GMIM AZR Wenas. Puluhan Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Rabu siang, melakukan aksi damai di kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Mereka menuntut agar Pemerintah propinsi segera menindak lanjuti kepmendiknas RI tentang alih kelolah dari YPTK GMIM ke yayasan GMIM AZR Wenas.

Rabu siang, sejumlah Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia, mendatangi kantor Gubernur Sulut.

Mereka meminta agar Pemerintah propinsi dapat mengamankan dan menindaklanjuti keptusan mentri pendidikan nasional nomor 220 tahun 2007, tertanggal 29 November, tentang alih kelolah Ukit dari YPTK GMIM kepada ukit yayasan GMIM Azr Wenas di Tomohon.

Mengingat hingga kini status hukum pengelolahan Universitas Kristen Indonesia Tomohon, belum ada kejelasan.

Mereka meminta Gubernur untuk menseriusi hal ini, akibat realita proses penyelesainn hukum antara YPTK GMIM dan yayasan AZR Wenas seakan akan terkesan diabaikan dan dibiarkan berlarut larut, sehingga telah merugikan mahasiswa dan masyarakat.

Para mahasiswa mendesak, Gubernur untuk menginstruksikan kepada pihak pihak yang berwajib, untuk memberlakukan dan menjalankan kepmendiknas tersebut, yaitu pengelolahan status ukit sesuai dengan keputusan yang ada.

Mereka juga meminta agar Kapolda Sulut dapat menindak tegas pihak pihak yang tidak menjalankan dan memberlakukan kepmendiknas yang menyatakan pengelolahan Ukit GMIM telah diserahkan ke yayasan AZR Wenas.

Untuk itu pemerintah, diharapkana dapat segera tiurun tangan untuk emnyelesaikan masalah ini, dan perlu segera dilarifikasi.

Emngingat kedua pihak hingga kini masih menjalankan proses perkuliahan sehingga membingungkan banyak pihak.

Bahkan keabsahan dari ijasah membuat masyarakat bingung, khsuusnya para calon vikaris yang memiliki ijasah tetapi dianggap tidak sah.

Demo yang diterima oleh kepala sat Pol PP Propinsi Sulut, berlangsung dengan damai.

Hence




Berita terkait :