Hal tersebut di tegaskan Bupati Minahasa Utara Sompi Singal, saat membuka secara resmi konser damai anti narkoba dan hiv /aids yang di gelar pemerintah dan masyarakat Minut di aulah serba guna Manado international shcol di Desa Kalawat Kecamatan Kalawat belum lama ini.
Melalui kesempatan tersebut Bupati Sompi Singal meminta masyarakan Minut terutama generasi muda, menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba dalam setiap aspek kehidupan yang akan menimbulkan dampak buruk yang sangat luas bagi kelangsungan hidup masyarakat. Pasalmnya masalah narkoba dan hiv/aids telah menjadi perhatian seluruh negara-negara didunia termasuk Indonesia.
Sesuai data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2008 menyatakan kurang lebih 3,4 juta orang di Indonensia termasuk di Minahasa Utara, telah terjerumus dalam dunia hitam narkoba. 40,30% diantaranya adalah pelajar dan mahasiswa dengan kerugian ekonomi mencapai 32,4 triliyun rupiah pertahun. Dimana Propinsi Sulawesi Utara menduduki rangking ke 17 dari 33 Propinsi di Indonesia. Selain itu, data dari dinas kesehatan Propinsi Sulawesi Utara memnunjukan peningkatan kasus hiv/aids yang signifikan untuk Kabupaten Minahasa Utara.
Untuk itu sebagai pemerintah, bupati Sompi Singal menyatakan keprihatinannya terhadap banyaknya generasi muda yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba dan hiv/aids. Bahkan menurut Sompi Singal seharusnya generasi muda adalah harapan keluarga, bangsa dan negara.
Bupati Sompi Singal juga, mengingatkan bagi semua pihak untuk semakin memantapkan derap langkah dan focus dalam pelaksanaan upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba dan hiv/aids di semua lapisan masyarakat terlebih khusus pada genersi muda.
Jemmy Anis
| < Prev | Next > |
|---|


