Sidang paripurna yang molor hingga setengah jam dari jadwal seharusnya jam 10 pagi, akhirnya di buka oleh Ketua DPRD Minahasa sementara, Careigh Naicel Runtu, dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Bupati Minahasa Stefanus Vreeke Runtu, sebagai Kepala Pemerintahan di Minahasa, sebelum dan sesudah dimekarkan, dalam pidatonya, mengingatkan bahwa sebenarnya yang berhari jadi adalah seluruh tanah Minahasa, tanah Toar-Lumimuut, yang pada kakekatnya harus dijaga keutuhannya.
Runtu dalam pidatonya membeberkan prestasi yang sudah dicapai Pemkab Minahasa, antara lain berhasilnya beberapa penerima bea siswa S2 dan S3, menyelesaikan studinya untuk kembali mengabdi pada masyarakat.
Gubernur Sulut, Sinyo Hari Sarundajang yang hadir pada kesempatan ini, ikut memberikan ucapan selamat pada segenap jajaran Pemkab Minahasa dan masyarakat Kabupaten Minahasa.
Yang menarik turut hadir para kandidat Gubernur, yang dari pengamatan Pacific TV, baliho nya sudah marak menghiasi Minahasa, antara lain Ramoy Markus Luntungan dan Theo Sambuaga, yang duduk berjejeran bersama anggota DPD asal Sulut, Marhany Pua dan Ferry Tinggogoy, Ketua Partai Demokrat Sulut, Syeni Watulangkow, Wakapolda yang baru Kombes Carlo Tewu, Rektor Unima Philo Tuerah, juga para pimpinan TNI, serta beberapa pengusaha asal Minahasa yang berhasil di luar Minahasa.
Selain itu para pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Minahasa, para Camat juga Lurah dan Kepala Desa, diwajibkan hadir dan terlihat duduk rapih mengenakan seragamnya.
Rocky Paat
| < Prev | Next > |
|---|


