9 orang Siswa menjadi korban pemalakan oleh seorang preman kampung, akibtanya 6 dari 9 Siswa tersebut ponsel gennggamnya raib di bawa oleh preman tersebut. Kesembilan siswa tersebut kemudian langsung melapor ke Mapoltabes Manado.Sembilan Siswa SMK Negeri 2 Manado yang datang ke Mapoltabes Manado untuk melaporkan nasip apes yang menimpanya. 6 dari sembilan Siswa ini menjadi korban pemalakan oleh seorang preman kampung, di kawasana Bumi Nyiur, Manado.
Kejadian berawal ketika para Siswa ini hendak pulang dari sekolah meraka di bilangan jalan Pumorow. Entah mengapa seorang preman kampung kemudian memangggil meraka, tanpa pikir panjang, Para siswa ini kemudian mendatangi preman tersebut. Sang preman kemudian menyatakan jika para Siswa ini sebagai pelaku pemukulan terhadap rekannya, namun di sangkal oleh Siswa tersebut. Anehnya, sebagai barang jamainan agar para Siswa ini tidak lari, sang preman meminta para siswa ini meherahkan ponsel genggam milik mereka. Tanpa pikir panjang,keenam Siswa kemduian mneyerahkan ponselnya, dan sang preman kemduain berjanji akan kembali. Namun selang beberapa saat kemudian, preman yang ditunggu tidak kunjung datang. Para Siswa SMK Negeri 2 ini hanya bisa ikhlas, atas nasib apes yang menimpa mereka. Sementara tersangka yang sudah di ketahui identitasnya masih dalam pengejaran Polisi.
Maulana